Surat Cinta 2012

Hallo semuanya! Salam Paskibra! Nah postingan kali ini berjudul Surat Cinta 2012. Kenapa tentang surat cinta? Karena beberapa waktu lalu, 2012 diberi tugas oleh kakak pengurus 2011 untuk membuat surat cinta. Surat cintanya untuk 2011 pastinya.


Dari 11 orang yang membuat surat cinta ini, dipilih 3 surat terbaik. Surat terbaik dipilih bukan hanya berdasarkan tampilan, tetapi berdasarkan isi surat. Ada yang gombal, ada yang curhat, ada yang berbentuk puisi, pokoknya macam-macam deh isi suratnya. Punya siapa sih 3 surat terbaik itu? Nah 3 surat terbaik itu punya......... Grace, Durra, dan Yosua! Penasaran dengan isi surat mereka? Ini dia!





Untukmu yang selalu mengalihkan duniaku dan membuatku jatuh hati pada pandangan pertama
Dariku yang mengharap sedikit cinta darimu

10 November

10 November
Hari penuh arti
Ketika semua memori datang kembali

Saat itulah kulihat dirimu
Seorang yang kukira semu
Kutatap dengan hati yang bergelora
Seperti semangat para pahlawan Indonesia di tahun 1945

10 November
Hari penuh harapan
Semua keinginan datang menyambar
Seperti harapan rakyat ingin merdeka

Di hari itu kudatang padamu
Busung dada seolah menopang senjata
Dengan penuh malu tapi mau kutatap dirimu
Kaupun tersenyum seolah merdeka

10 November
Hari perjuangan
Hari penuh arti
Dan hari penuh harapan

Hanya 1 yang kumau
Memproklamasikan perasaanku padamu
Bagai Soekarno yang memproklamasikan kemerdekaan Indonesia

Bagaimana caranya?
Sulit memang dirasa
Seperti para pemuda Indonesia
Yang memikirkan cara agar merdeka

Bibirku tergerak tanpa sadar
Terhipnotis wajah tampanmu yang berwibawa
Keluarlah suaraku yang seperti mendesakmu
Seperti para pemuda yang mendesak Soekarno-Hatta cepat membacakan proklamasi

Aku sayang padamu...
Kukatakan itu padamu
Disaksikan langit dan bumi
Disertai kibaran sang saka merah putih

10 November
Hari kita berdua
Hari para pahlawan 
Hari untuk bangsa Indonesia


Puisi ini aku bikin khusus buat kakak untuk mewakilkan perasaanku. Maaf kak, aku nekat menulis surat ini karena aku sudah tak tahan menyimpan perasaanku. Meskipun aku tau pasti akan ada yang marah saat tau aku mengirim surat ini padamu. Aku dan pahlawan memiliki kesamaan yaitu sama-sama berani mati, namun bedanya pahlawan demi negara, kalau aku demi mengejar cintamu kak :3 Terakhir izinkan aku memberimu pantun agar kau semakin yakin bahwa aku sungguh mencintaimu seperti pahlawan yang mencintai tanah air ini.


"Dikejar anjing janganlah lari

Lebih baik ditimpuk batu
Sudah kubilang jangan mencuri
Tapi kenapa Kak Elza curi hatiku?"


Makasih ya kak udah baca suratku, sekarang aku lega selega rakyat Indonesia saat mendengar proklamasi di tahun 1945. Kuharap kakak bersedia jadi pahlawan yang menangkap hatiku yang telah jatuh padamu.


Dengan cinta,
Gracia Natasia



Untuk Kakak yang ku kagumi,
Dari Orang yang sudah terambil hatinya

Kak Daniel,
Saat itu, untuk pertama kalinya aku melihat kakak berdiri tegak dihadapanku layaknya seorang pahlawan yang telah gagah berani berjuang demi negeri ini. Ya, kakak membuatku kagum akan sosok kakak. Semenjak itu aku berusaha rajin datang latihan paskib sebagai persiapan upacara 17 Agustus.
Wajah kakak saat tersenyum dengan suksesnya menyihirku untuk tersenyum lebih lebar. Membuatku tidak pernah sekalipun merasakan rasanya diberi daun oleh kakak-kakak yang lain. Melihat kakak tersenyum rasanya melegakan, seperti saat ketika aku melihat Merah Putih berkibar dengan indahnya.
Aku pernah, saat puncak pelatihan kemarin diberi daun. Jelas saja karena mataku ditutup sehingga tidak bisa melihat wajah kakak.
Setiap kali aku latihan, yang pertama kucari adalah kakak. Kakak adalah penyemangatku. Setiap teringat kalimat itu, aku jadi merasa seperti rakyat Indonesia tempo dulu yang butuh Soekarno sebagai penyemangat mereka.
Ketika aku melihat mata kakak menatap tajam, tatapan itu berhasil mengunci tatapanku pada kakak. Sekuat seorang pahlawan yang menahan para penjajah.
Aku akan berjuang demi kakak. Aku nggak mau kehilangan seorang pahlawan lagi setelah aku kehilangan 2 pahlawan terbesarku untuk selamanya.

Penggemarmu,
Durra Zaahira




Dear Kak Meutia tersayang,

Kak, waktu kita pertama kali bertemu, aku langsung jatuh hati pada kecantikan kakak. Karena kecantikan kakak itu tiada tandingannya. Sebab kakak memiliki binar mata yang indah bagaikan sinar matahari yang menyinari bendera merah putih. Bukan hanya itu, merah bibirmu yang indah semerah warna merah pada bendera merah putih. Dan kulitmu secerah warna putih pada bendera merah putih. Serta ketulusan hatimu bagaikan putihnya warna bendera merah putih dan senyummu semanis senyuman seorang pembawa baki. Namun, tetaplah senyumanmu lebih manis dari apapun juga.

Dan gerakan rambutmu jika dikibaskan, sehalus gerakan sang bendera merah putih kala ia tertiup angin ketika dikibarkan. Dan derap langkahmu ketika berjalan membuat hatiku cenat-cenut. Dan..... inilah cintaku kakak! Hanya kepadamu seorang. Sebab tiada lain di hatiku ini selain engkau, hanya wajahmulah yang selalu hadir dalam setiap mimpi-mimpi malamku.

Dan inilah cintaku yang setinggi tiang bendera dan yang putih sehalus putihnya bendera merah putih hanya padamu kak Meutia. Dan jika diibaratkan kita berdua bagaikan bendera merah putih, kakak yang tercinta berwarna putih, sedangkan aku berwarna merah. Merah selalu melindungi yang putih. Dan inilah aku yang mau melindungimu, menjagamu, serta berkorban untukmu. Dan bagaikan seorang pahlawan yang berperang demi mempertahankan bangsa Indonesia.

Kak, pertanyaanku : Maukah kakak jadi pacarku?

Dari penggemarmu,
Yosua Dewantoro P.


Gimana, surat cinta 2012? Bagus kan pastinya. Iyadong, 2012 kan kreatif. Nah sekian postingan kali ini. Sampai jumpa di postingan berikutnya!

Label: